ASRAMA DAKSINAPATI MINIATUR BUDAYA BAGI MAHASISWA UI

Jakarta,- Citra Indonesia,- Bagi Mahasiswa Universitas Indonesya yang ber asrama di Daxinapati jalan Daxinapati Jakarta timur tahun 1953 – 1991 praktis bisa kenal Indonesya tanpa harus wisata ke seluruh Nusantara karna disini ada Mahasiswa dari ragam daerah suku Indonesya.

Dari kitab tebal “Asramaku Indonesiaku’ karya bersama Prof Dr Yusril Ihza Mahendra SH, Hasan Wirajuda, Antony Zeidra A dengan Editor Desi Alwi, Dody Mardanus, Zulhasil Nasir para mantan Mahasiswa UI di asrama Daxinapati.

Terakhir kepindahan Asrama Daxinapati ke UI Depok, Saya ikut serta.
Hakekatnya banyak yang lebih bisa lagi alumni UI berkontribusi menceritakan seperti pengalaman lucunya dari kitab Asramaku Indonesyaku dengan anak judulnya, misalnya ada Mahasiswa yang baru selesai dari kamar mandi melihat mahasiswi mau mandi ada didepannya, maka terpaksa mahasiswa tutupi mukanya dengan handuk sehingga lupa menutupi bagian bawahnya.

Demikian ungkap Andrianov Chaniago mantan Pimpinan Senat UI bersama Panelis Dipo Alam, Hassan Wirajuda, Wahidin Halim dengan Moderator Prof Asvi Warma Adam pada Diskusi pra Kongres PDUI (Paguyuban Daxinapati UI) ke 2 untuk memilih Pengurus priode 2022 – 2025 yang terpilih Wahidin Halim menggantikan Antony Zeydra mantan Pimpinan PDUI priode 2022 – 2017 dengan Panitia Des Alwi di Wisma Makara, UI Depok pada 17 September 2022 siang.

Dari Yel yel Bisa . . . ! Antony Z memvoting pimmpinan Sidang Sukotyo yang merubah Sidang tanpa Komisi karna PDUI bukan Parpol.

(Mahdi.Citra Indonesia)

51 Views