Ribuan warga Kampung Mampangan RW 09 Kelurahan Kemiri Muka Beji Depok pawai Taaruf Sambut tahun Baru Islam 1441 H

DEPOK, citraindonesiaonline.id – Pawai Obor dan Zikir seribu Tahlili menandai penyambutan tahun Baru Islam 1441 H dilaksankan Jemaah Mesjid Jami Nurul Iman RT 09 RW 9 Kelurahan Kemiri Muka, Kota Depok.
Diawali dengan pawai Obor dua ribu warga Kampung Mampangan di RW 9 itu dilaksanakan malam Sabtu (30/08/2019)

” Alhamdulillah pesertanya begitu antusias tidak hanya dari lingkungan RW 09 Beji saja, tetapi warga RW 12 dari Kecamatan Pancoran Mas .” Jelas Ustad Hidayatullah .

” Dalam menyambut tahun baru Islam pihaknya juga membuat acara malam zikir 1000 tahlil itu yang berlangsung malam Minggu (31/09/2019).

Ditambahkan,” pihaknya memang tidak membuat pawai obor ini pas di malam tahun barunya, tetapi sebelum malam tahun baru nya. kedepan pihaknya juga akan melaksanakan dua kegiatan di kampung Mampangan dan Kampung Mangga.” ujar ustad Hidayatullah.
” Yang pertama yakni pawai obor yang kedua malam dzikir 1000 tahlil yang diikuti jemaah.” jelasnya.

Sedangkan malam zikir 1000 Tahir dalam rangka menyambut Muharram ini sudah kami lakukan sekitar dari tahun 1994 kebetulan memang saya yang mencetuskannya dan alhamdulillah dari a gagasan-gagasan tersebut beberapa tahun berlalu sampai saat ini beberapa masjid di sekitar kampung Mampangan turut hadir bahkan dari Jakarta
“Mereka juga membuat malam zikir 1000 tahlil di Mesjid mesjidnya.” ujarnya.
Ustad Hidayatullah mengajak,” Kepada umat Islam yang ada di sekitar Depok umumnya untuk mengisi malam tahun baru Islam dengan dzikir 1000 tahlil dan pawai ta’aruf itu ” ajakanya.

Ustad Hidayatullah menjelaskan,route pawai Taaruf yang dilaksa nakannya,” stardt dari Masjid Nurul Huda , Depok Indah Depok, masuk ke kampung Jalan Beringin Jalan Beringin kita keluar di Mitra 10 dari Mitra 10, masuk Jalan Margonda Jalan Margonda terus sampai kita ke STM Mandiri, dari STM Mandiri kita putar lagi ke dalam Nagita finish di Masjid Nurul Huda.”

Diakui route pawai obor tidak jauh karena melibatkan banyak anak kecil serta sangat riskan sekali karena mereka membawa obor.

Sedangkan,” Malam Dzikir 1000 kita laksanakan ketika malam tahun baru nya jadi selisih 1 hari semalam pawai obor malam Sabtu dan dzikir 1000 tahlilnya itu di malam Minggu di Masjid Nurul Huda yang hadir sekitar hampir enam ratusan orang.” ungkapnya.

Malam dzikir 1000 tahlil di lingkungan Kampung sudah dilakukan sejak tahun 1994 warga antusias mengikutinya karena memang positif.

Ustad Hidayatullah berharap ,” khususnya kepada pemuda bahwa tahun baru Islam ini sejarahnya begitu kental dengan hijrahnya Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memang harus kita kedepankan kebanyakan dari pada anak muda remaja remaja sekarang yang mereka tahu hanya tahun baru Masehi saja di mana tahun barunya memang tidak ada berhubungan dengan Akidah agama kita khususnya agama Islam yang memang harus kita kedepankan harus kita ketahui karena memang tidak sedikit orang orang yang mengisi di tahun baru itu adalah tahun baru masehi itu orang-orang Islam dan tidak sedikit pula maksiat yang mereka lakukan sedangkan tahun baru Hijriah ini belum pernah kita dengar umat Islam melakukan maksiat di tahun baru Hijriah,justru di mana-mana mengumandangkan Gema La Ilaha Illallah dan Takbir ya tidak hanya di Depok tapi di Jakarta tidak hanya di Jakarta di Bogor tidak hanya di Bogor tapi wilayah-wilayah lainnya.

“Dengan malam tahun baru Islam ini semoga kedepannya anak- muda, khususnya seluruh umat Islam bisa memeriahkan tahun baru Islam ini, dengan hati yang ikhlas dengan semangat yang benar-benar semangat Islam.” pungkasnya.(Dd,wira)

435 Views