KOMPAK Peduli Ciliwung

CITRA INDONESIA ONLINE – Komunitas Pecinta Ciliwung Kelapa Dua (Kompak) bersama warga menggelar aksi pungut sampah di bantaran Sungai Ciliwung yang berada di wilayah Kampung Kelapa Dua, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, Minggu 27 Oktober 2019.

Selain melibatkan masyarakat RW 009, RW 010, dan RW 011 aksi gotong royong ini juga melibatkan anggota Pramuka dari Saka Bhayangkara Polsek Cimanggis.

Tidak hanya dari kalangan pemuda dan orangtua, aksi yang dipusatkan di blok Poncol ini juga melibatkan ibu-ibu di wilayah tersebut. Ratusan warga tumpah ruah ke kali untuk membersihkan Sungai Ciliwung dari sampah.

“Ini akan menjadi kegiatan kami komunitas pecinta ciliwung kelapa dua, bersama warga. Diharapkan setiap 2 minggu sekali sepanjang tahun, kegiatan ini akan dilaksanakan. Dengan kekompakan warga yang ada, juga mulai masuknya organisasi kepemudaan seperti Pramuka, saya yakin penataan secara cepat akan terjadi,” kata Ketua Komunitas Pecinta Ciliwung Kelapa Dua, Firmansyah, dalam keterangan resmi pada Minggu, 27 Oktober 2019.

Menurut Firman, respons baik dari masyarakat sejak terbentuknya Konunitas Peduli Ciliwung Kelapa Dua atau KOMPAK, membuat dia yakin percepatan penataan bantar Ciliwung di Kelapa Dua akan cepat terjadi. Pada pelaksanaan aksi ke lima kali ini, terlihat jelas bantaran sudah menjadi bersih. Aliran air sungai menjadi baik.

Ditambahkan Firman, pada giat di Blok Poncol yang sudah terbangun dermaga berkat bantuan dari stakeholder terkait Pemerintah Kota Depok.

Sementara menurut Humas KPC Kepala Dua, Eko Priliawito, banyak moment baik tercipta dari aksi pungut sampah. Makan bersama menjadi pemersatu warga dan kelompok-kelompok aksi yang terlibat. Sajian khas Ciliwung Kelapa Dua tidak ketinggalan disuguhkan. Mulai dari pecak ikan mas, gabus pucung, pindang dan tidak ketinggalan sambal, ikan asin gabus, petai dan jengkol balado.

“Selepas kerja bakti, warga bersama menikmati segarnya air ciliwung, membersihkan tubuh dan mandi. Keceriaan anak-anak yang ikut main di sungai, menambah kerukunan warga yang sejak dulu memang telah hidup berdampingan dengan Ciliwung,” katanya.

Kebersamaan ini juga makin meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya keberadaan Sungai Ciliwung. Karena itu, penataan harus dilakukan, Ciluwung harus terus dijaga dan bebas dari sampah. Banyak potensi yang bisa dikembangkan dari Ciliwung. EkoWisata yang telah juga digagas diharpakan dapat ikut mendorong kesejahteraan warga karena keberadaan Ciliwung hari ini.

 

DD/CITRA INDONESIA ONLINE

144 Views