Pekan Koperasi Kota Depok Ke 75 Tahun 2022 Resmi di Tutup

Depok, – Citra Indonesia,- Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menyampaikan kegiatan Hari Koperasi Kota Depok ke 75 yang berlangsung dari Tanggal 12 hingga tanggal 17d hari ini resmi di tutup.

“Dalam kata sambutan Imam berharap kegiatan yang berlangsung selama 6 hari ini,
mampu membuat masyarakat bisa memahami dan tertarik dengan koperasi agar bisa lebih maju dan unggul, dalam menopang perekonomian bangsa,”
dalam rangka Hari Ulang Tahun Koperasi ke-75 di Stadion Mahakam, Minggu 17-07-2022)

Wakil Wali Kota mengungkapkan, kekuatan ekonomi yang dibangun koperasi merupakan kekuatan ekonomi berdikari, yang berbasis kemasyarakatan dengan berlandaskan pada asas kekeluargaan.

Ia juga menyebutkan, cara pandang koperasi dengan kepribadian bangsa menjadi reformasi koperasi sebagai salah satu yang diperjuangkan pemerintah dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, ujarnya.

Untuk itu, koperasi juga dihadapkan pada kemajuan dan perkembangan zaman yang seiring seirama dengan dinamika perkembangan ekonomi saat ini maupun Global.

Namun demikian kata Imam, dengan semangat dan motivasi yang kuat, realita tersebut dapat dijawab dengan kontribusi yang nyata, dimana kolaborasi koperasi memberikan dampak positif dalam penyelenggaraan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat kota Depok, paparnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota juga menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lurah dan seluruh pengurus Dekopinda beserta seluruh stakeholder atas kerja kerasnya dalam pemberdayaan Koperasi di Kota Depok.

Imam juga berharap kedepannya koperasi di Kota Depok fokus pada usaha peningkatan modal secara mandiri, melalui Inovasi dan kreativitas dalam menjalankan usaha koperasinya.

“Tentunya tetap terus mendapatkan pembinaan dari pemerintah kota Depok melalui perangkat daerah,” ujarnya.

Selanjutnya Imam berharap produk-produk koperasi yang ada, dapat ditingkatkan mutu dan kualitas dari produk yang dihasilkan, sehingga dapat menarik minat masyarakat.

Ia juga meminta agar pengurus dan pengawas koperasi dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional serta melaksanakan rapat anggota tahunan, sesuai dengan peraturan pemerintah.

Kemudian mengenai fenomena yang ada di kota Depok dan kota-kota di Indonesia, dengan munculnya berbagai minimarket yang ada di sekitar, sehingga berdampak banyaknya warung-warung warga yang tutup.

“Ini merupakan tantangan agar bagaimana bisa menghidupkan warung-warung tersebut. Pak Lurah, Pak Camat membantu agar warung-warung mereka harus kita bangkitkan, agar bisa bersaing dengan minimarket. Artinya dari sisi perizinan kami sudah membatasi,” jelasnya.

(Din Yusab Citra Indonesia)

38 Views