Kebenaran di Pandang Dengan Hati Yang Dengki, Maka Kebenaran itu Tidak Nampak,

Depok, – Citra Indonesia – Kalau Kita Lihat Pandangan orang yang Tidak Mensyukuri, Bak Sebuah Lagu dengan Judul” Jangan Salah Menilaiku”

Baitnya bisa kita lihat dan kita Renungkan makna Syair lagu ini.

“Mungkin Kau salah menilaiku,
Dirikutak pernah Memahamimu,
Bahkan Kau Selalu Curiga, ada yang Lain dan Kuduakan Cintamu.

Jangan Kau salah menilaiku,
dengan Semua sikap diam ku ini,
Jauh didalam Lubuk Hatiku, Terukir Indah,
Terlukis indah namamu

Sayang mengapa masih saja kau ragukan Cintaku,
Ketulusanku hatiku Kupersembahkan Hanya Untukmu.

Sayang andaikan kabisa Melihat Hatiku
Kau akan menyadari Betapaku Sangat Mencitaimu.

isi syair lagu ini, kalau Kita Lihat dengan Kerja Keras yang dilakuksn Kiyai Mohamad Idris saat menjabat Sebagai Walikota Depok,
Begitu banyak Pengorbanan ,kerja keras,begitu banyak manfaat yang kita rasakan.
Tenaga pikiran dan waktu yang di persembahkan Untuk masyarakat Depok,
bisa kita Lihat dan Rasakan hasil dari kerja keras beliau
namun itu bisa kita Rasakan apabila Hati kita mensyukuri apa yang kita rasakan selama ini,

Ibarat Kita Minum,Gelas dan Airnya itu Harus Sama sama Bersih, sehingga akan terasa manfaatnya,
apa bila salah satu ada yang Kotor maka tidak bisa kita minum kalo kita minum maka akan menjadi Penyakit,

kalau kita lihat,salah satunya program peningkatakn Insentif guru honor dan guru swasta dan program peningkatan kompetensi pembinaan guru madrasah maupun pembimbing rohani.
Itu yang selalu kyai perhatikan,seperti dalam Hal Pembangunan Madrasah Negeri dari semua tingkatan.

Idris berjuang dengan berkoordinasi dengan Kementerian Agama dalam pembangunan Madrasah Negeri di Kota Depok. Ini adalah Komitmennya dalam memberikan perhatian lebih kepada masyarakat terhadap sekolah madrasah negeri,
serta peningkatan kesejahteraan guru di Kota Depok

Idris menjelaskan kepada awak media usai memaparkan janji-janji politiknya dalam agenda Rood Show kampanyenya kemarin.5/11/20

Lebih lanjut Idris mengatakan untuk Pembagunan sekolah madrasah Negeri merupakan kewenangan Kementerian Agama, jadi tidak sembarang bisa membangun Sekolah Madrasah pspar Idris

Namun demikian Pemerintah Kota sudah menyediakan lahan untuk pembangunannya yang berdekatan pembangunan Kampus UIII (Universitas Islam Internasional Indonesia) diwilayah, sekaligus dalam 5 tahun kedepan janji kita akan hadirkan sekolah/madrasah negeri di setiap Kecamatan.

Menurut Idris keterbatasan kewenangan daerah dalam urusan pendidikan madrasah negeri kerap terganjal tumpang tindih antara kewenangan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.

“Jika urusan pendidikan .kewenangannya harus dijadikan satu pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sehingga regulasi yang dibuat pusat dan daerah tidak menghambat pemerataan pendidikan di daerah” papar Idris.

Ditempat terpisah, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mantan Anggota DPRD Depok, Muttaqien mengatakan Pak Idris yang seumur hidup dimadrasah tentu Lebih faham dan punya kepedulian terhadap sekolah madrasah Negeri

Adapun bagaimana bentuk kepedulianya pemerintah Depok terhadap madrasah, yang pertama harus dipahami. Madrasah itu hak dan tanggung jawab Kemenag.

“Izinnya serta pembangunan Madrasah negeri, Dari mulai menyediakan lahan, membangun, menyelenggarakan pendidikan, curiculumnya semua kewenangannya oleh Kementerian Agama”ujar Muttaqin” dihubungi Via What APP (06/11).

Menurut Muttaqin, pada Thn 2007 satu tahun setelah pak Nur Mahmudi dilantik sebagai Walikota Depok telah mengeluarkan SK Pinjam pakai lahan fasos fasum perumahan Jatijajar, diberikan kepada kanwil Depag.Pemda Depok pun tidak boleh membangun karena kendala aturan sehinga Tidak terbangun.

Sampai ditahun 2019 lahan itu terbengkalai. Maka diambil kembali oleh Pemda Depok, dan dibangun puskesmas jati jajar.
Sejak tahun 2020 pak Idris telah membangun kerjasama bersama Kemenag. MoU untuk pembangunan UII di RRI. pak Idris juga minta kemenag membangun MAN di kota Depok. rencananya minimal ada 2 minimal yang akan dibangun diwiayah Curug dan di Cimanggis.

Oleh karena itu Mutaqin mengatakan, untuk pendirian madrasah menjadi prioritas janji kampanye pak Idris,karena prosesnya sedang berjalan.
Jadi kalau ada yang bilang Pemda Depok tidak perhatian kepada madrasah itu tidak faham Prosedur” tandas Muttaqin.

( Dd )

293 Views