DPD KNPI Jawa Barat Diminta Segera Menyelesaikan Polemik Musda hingga terpilih Ketua.

Depok ,- Citra Indonesia,- Calon Ketua Umum KNPI Kota Depok Ashsishiddiq didamping oleh Ketua Tim pemenangan Alief Hidayat dan Wakil Ketua Gema Keadilan Rohman Mulyana berserta OKP Pendukungnya Memggelar silaturrahmi dengan wartawan atau Konfrensi pers.

Sebelumnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok IX yang berlangsung di Wisma Kinasih, Kecamatan Tapos, berlangsung ricuh, pada Rabu (22/1) dinihari.

Kericuhan terjadi lantaran pimpinan sidang dinilai tidak aspiratif terhadap intrupsi peserta Musda dan ‘menabrak’ ADART serta tata tertib

Pertemuan hari ini Sabtu (01/01/2022), dilaksanakan di Resto dan Cafe de’Clan jalan Siliwangi Kota Depok. Hadiri oleh perwakilan 20 OKP Pendukung Ashsishiddiq.

Pesta Demokrasi kepemudaan di Kota Depok Musda KNPI Kota Depok ternoda karena ulah yang menurut sebagian pilihan Aklamasi di anggap cacat hukum dan hal ini berujung protes laporan ke DPW KNPI Jawa Barat, sebab terjadi keributan. Kalau mau kompetisi ayo dengan cara yang sehat.

Musda dilaksanakan diwisma kinasih resort jalan Raya Tapos Cimpaen Kota Depok, pada tanggal (21/12/2021) yang lalu.

Ketua pemenangan Calon Alief Hidayat mengatakan, Gema Keadilan bersama pendukunya akan terus maju di tengah polemik Musda IX DPD KNPI Kota Depok sampai benar-benar terpilih Ketua yang sah dari hasil Musda yang sesuai dengan aturan Musda.

“Apa yang terjadi semua di luar ADART dan tatib Musda. Kami dan teman-teman akan terus maju hingga terpilih Ketua yang benar-benar sesuai ADART dan tata tertib Musda,” kata Alief kepada media online ini, Sabtu (01/01/2022). Kami ingin menegakkan aturan.

Alief mengatakan, menjelang tengah malam sidang masih berlangsung, namun menjelang sidang keempat pimpinan sidang memberikan waktu untuk istirahat kepada peserta sidang, dan pada saat peserta sidang akan masuk keruangan sidang.

“Aneh kan pintu ruangan sidang langsung ditutup oleh salah satu panitia, melarang peserta dari 43 OKP untuk masuk keruang sidang sehingga untuk melanjutkan sidang lanjutan, disisi lain di putuskan pemilihan diputuskan aklamasi secara sepihak,” paparnya.

“Diluar ada keributan, didalam sidang terus berlanjut, tau-tau Pimpinan sidang ketok palu menjatuhkan pilihan ke Ketua KNPI terpilih, padahal dokumen Calon kami Ashsishiddiq oleh Jabar dinyatakan Lolos ferikasi, inilah yang akan pertanyakan,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Gema Keadilan Kota Depok Rohman Mulyana, juga mendesak kepada DPD KNPI Jawa Barat untuk tetap melanjutkan proses Musda yang terhenti pada pleno keempat.

“Musda harus tetap dilanjutkan karena belum ada pemanangnya hingga saat ini. Karena kemarin itu baru sampai pleno keempat saat ferikasi balon, belum sampai pada proses pemilihan Ketua. Adanya klaim ketua terpilih dari salah satu kandidat, kami nilai lemah secara hukum bahkan cacat hukum,” paparnya.

Menurutnya calon yang diusungnya yakni Ashsishiddiq dinyatakan telah memenuhi syarat serta lolos verifikasi sebagai calon Ketua.

“Shiddiq diketahui sudah mendapatkan rekomendasi dari tiga PK seperti PK Sawangan, Cipayung dan Pancoran Mas serta lima OKP. Ini sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam tatib dan ADART,” tegasnya.

Namun Shiddiq dijegal di tengah jalan pada saat Musda baru memasuki pleno keempat. Hal itulah yang membuat Musda IX KNPI Depok ricuh dan hingga kini belum ada kejelasan kapan akan dilanjutkan.

“Dari empat kandidat yang lolos hanya dua orang yakni Army dan Shiddiq. Anehnya Shiddiq dijegal tanpa alasan yang jelas. Jujur kami telah memiliki dukungan 43 OKP dari total 79 OKP, dan peluang ada di kami,” ungkapnya.

“Tapi kenapa kandidat kami dijegal, padahal secara aturan sudah memenuhi persyaratan. Intrupsi dari teman-teman pun tidak direspon saat pleno, ada apa ini?,” ujar Rohman.

Dari itu, pihaknya meminta ketegasan DPD KNPI Jawa Barat untuk segera menyelesaikan polemik tersebut dan melanjutkan Musda hingga terpilih Ketua.

Ditempat yang sama Calon Ketua KNPI Kota Depok Ashsishiddiq mengatakan, terkait polemik tersebut, dirinya menyerahkan kepada timsesnya dan para pendukungnya, untuk segera melakukan koordinasi dengan SC.

“Tim kan sudah mendapatkan arahan dari DPW KNPI Jabar, Saya minta kepada tim kami segera menyusun langkah-langkah selanjutnya untuk mengantisipasi Musda lanjutan,” tegasnya.

Namun begitu, Ashsishiddiq akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut akan ikuti aturan tata tertib yang berlaku di Musda.

“Lebih cepat lebih baik agar bisa selesai semuanya. Kami juga sudah memberikan masukan ke Jawa Barat terkait kondisi di Depok. Dalam waktu dekat ini kami ingin segera pemilihan lanjutan di sidang pleno keempat,” pungkasnya.

Bagaimana demokrasi ini, pemuda kita mau maju, kalau selalu menggunakan cara cara kasar, dan premanisme.
(Dd)

27 Views