BRIGADE NUSANTARA KOTA DEPOK KRITISI SURAT EDARAN KEMENKES RI

DEPOK,- CITRA INDONRSIA,- DPD Brigade Nusantara (BRINUS) Kota Depok Kembali mendesak Pemerintah untuk lebih serius dalam menangani pernyebaran virus corona yang kini sudah mewabah di sebagian besar provinsi di Insonesia.

Ketidak seriusan pemerintah dalam menangani Wabah Covid-19, terlihat dengan semakin bertambahnya kasus Covid-19 diangka 2092 kasus di Indonesia, *Disinilah Pemerintah diupayakan harus mampu memprediksi kecepatan penanganan Covid-19 sampai kapan..? , sehingga kebangkitan Ekonomi akan cepat recovery, namun bilamana penanganan pemerintah lamban dan tidak jelas, akan berakibat sangat fatal, yakni Indonesia akan mengalami Kelumpuhan Ekonomi Total.* Ujar Eko Prihantoro, Wakil Sekretaris DPD Brigade Nusantara (BRINUS) Kota Depok, ketika ditemui diruang kerjanya.

Menurut Eko, penanganan dan pencegahan Penyebaran Covid-19 tidak semata hanya melalui medis saja, banyak cara yang harus dipikirkan, dipelajari, dicermati, diteliiti dan kemudian diterapkan dengan Program yang Jelas untuk mencapai target maksimal.
Salah satu nya adalah Faktor Physicology Rakyat, jadi Pemerintah dalam hal mengeluarkan kebijakan apapun seharusnya juga memperhitungkan Faktor Physicologi Rakyat, dimana rakyat harus dibuat tenang, aman dan nyaman dengan apapun kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Rasa Tenang, Aman dan Nyaman secara physicologis, dapat menguatkan Mental rakyat, sehingga rakyat dapat berpikir jernih dan dapat membantu pemerintah dalam menghadapi dan memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, Eko juga mengkritisi kebijakan Kementrian Kesehatan yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) perihal himbauan agar tidak mempergunakan Kamar Pembersih Diri, karena Alasan cairan Disinfektan yang berbahaya bagi manusia. menurut nya, Penggunaan Kamar Pembersih Diri, itu sudah sangat benar dilakukan oleh masyarakat sebelum beraktifitas di ruang publik, jadi solusinya kemenkes segera bersinergi dengan Lembaga Lembaga atau dengan para ahli, ilmuwan dan para peneliti terkait untuk mencari dan membuat Formula Cairan disinfektan yang ramah baik terhadap lingkungan maupun terhadap kesehatan tubuh manusia, *Saat ini telah ada disinfektan yang sudah dapat di gunakan, Formula disinfektan ini di buat para peneliti dari Kementerian LHK. Senyawa terrsebut terbuat dari bahan alami, tidak berbahaya untuk manusia dan lingkungan sekitarnya, dan mudah2an senyawa ini bisa segera diproduksi dalam skala besar sehingga secepatnya dapat dipergunakan untuk Rakyat Indonesia,* Ucap, Eko Prihantoro

Ketika dimintai pendapat nya perihal Bantuan Pemerintah bagi masyarakat terdampak Covid-19. “Kami Brinus sangat mendukung sekali, ini sebuah kebijakan yang sangat tepat dari pemerintah, dalam memperhatikan dan melindungi rakyat, disini yang harus dilakukan dan diperhatikan bagaimana cara penyalurannya agar cepat dan tepat sasaran”, terutama bagi masyarakat yang wilayah nya sudah termasuk zona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ucapnya.
Eko juga menambahkan dalam waktu dekat ini Brigade Nusantara (Brinus) akan menghimpun Ormas dan LSM untuk membentuk Team Independent Pengawasan Bantuan Terdampak (TIP-BaTCo-19) yang akan bersinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Adapun sumber daya manusia TIP-BaTCo, terdiri dari Ormas & LSM yang akan bergerak melaksanakan tugas mengawasi penyaluran dana bantuan pemerintah mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan Kelurahan, RW sampai di tingkat RT,  hal ini harus diterapkan agar bantuan tersebut tepat pada sasarannya, yakni masyarakat kecil yang benar benar membutuhkan.
Team ini juga akan mengawasi penyimpangan yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan penyaluran bantuan, team akan bekerja secara data ataupun penemuan dilapangan, yang akan dilaporkan kepada Pemeritah secara akurat dan terperinci. Bila ada Oknum yang Nakal akan langsung kita amankan, Papar Eko Prihantoro, Menutup wawancara nya.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua DPD Brigade Nusantara, Ki Jaghat Pati, meminta agar Pemerintah harus lebih seksama memgawasi pergerakan dan data-data orang-orang yang ODP dan PDP., mereka yang berstatus ODP dan PDP ini sangat penting untuk dijaga dan diwaspadai,” imbuhnya.

Menurut Ki Jaghat Pati , tanpa peta penyebaran yang jelas, akan dapat menyulitkan pemerintah maupun masyarakat yang terlibat aktif dalam pengendalian Covid-19 ,paparnya

(Dd)

285 Views