Edi Sitorus adakan Silaturahmi dengan Pengurus PGIS (Persatuan Gereja Se Kota Depok)

Depok, – Citra indonesia –  Anggota Dewan dari Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Sitorus menggelar acara silaturahmi dengan Persatuan Gereja Indonesia (PGIS) kota Depok.

Kegiatan ini diikuti oleh Pendeta Zega selaku Ketua Umum PGIS, Ketua I Linda Purba, dan sekretaris umum PGIS serta sejumlah tokoh agama Kristen lainnya di kota Depok yang berlangsung Rumah makan Tambar Lihe di Jalan Juanda, kota Depok, Jawa Barat, Kamis (17/09/2020)

Acara silaturahmi ini dilakukan sebagai upaya menjalin kedekatan Edi Sitorus sebagai anggota dewan yang juga menjadi jemaat di PGIS. Dalam acara tersebut Edi menerima masukan aspirasi dari para tokoh PGIS.

Kepada Edi, perwakilan dari PGIS menyampaikan dan meminta agar pemerintah memberi penambahan anggaran tahunan untuk seluruh program yang dicanangkan PGIS juga mencukupi kebutuhan guru serta menambah insentif yang selama ini hanya diperuntukan bagi 7 orang dari 30 yang termasuk dalam daftar yang diajukan.

PGIS juga menyampaikan tentang penempatan guru agama Kristen di sekolah yang ada dikota Depok, program pembinaan untuk siswa dan mahasiswa, pengadaan buku agama dan sertifikasi guru Kristen di Kota depok sebagai bentuk dukungan bagi program pemerintah.

Usai mendengarkan aspirasi dari PGIS, Edi menyampaikan akan berusaha dan siap menjadi jembatan serta mendorong hal ini dalam pemerintahan di kota Depok.

Edi juga menyatakan bahwa banyak hal lain juga dari pemerintah yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat seperti masalah kesehatan, karena pemerintah memiliki kewajiban memfasilitasi itu semua, dan itu sudah ada anggarannya untuk kemaslahatan masyarakat

” Semoga pertemuan dan diskusi ini juga mendorong pemerintah untuk mengayomi semua warga Kristen di kota Depok, dan agar ada perhatian yang sama terhadap semua agama yang ada di kota Depok khususnya” harapnya.

Edi Sitorus mengatakan bahwa PGIS ini adalah salah satu lembaga yang memang harus didukung oleh pemerintah. Sebagai anggota dewan dirinya juga mengaku harus peka kepada semua lapisan masyarakat dan wajib menanggapi hal ini sehingga tidak ada istilah diskriminasi terhadap agama lain.

Edi juga berharap kepada para pendeta yang hadir agar jangan pernah lelah dalam menghadapi masalah menyangkut keagamaan dan tetap mengayomi umat beragama Kristen yang ada di kota Depok.

(Dd)

104 Views