walikota Depok Hadiri Musrembang TK Kecamatan Cilodong Depok Tahun 2020

Depok http://CitraIndonesia online.id. Kecamatan Cilodong gelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) acara dilaksanakan di Aula Kecamatan Cilodong, Senin (3/2/2020).

hadir dalam acara Musrenbang tingkat kecamatan Cilodong:
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, anggota DPRD Depok Dapil Tapos,Cilodong, M, Taufik , Qurtifa Wijaya, Ikravani Hilman, NurHasyim, Kepala Bapeda Widyati Riyandani, Camat Cilodong Supomo, Kabid Sarpras Disdik, Sutarno, Kapolsek Sukmajaya-Cilodong AKP.Ibrahim Sadjab, Danramil Kapten inf, Yono, Lurah, Ketua MUI H.Dadang, LPM, FKDM, FPK, Kepala UPT .Puskesmas Cilodong, Kader PKK ,Forum Anak,Karang Taruna,pokdar,pokja,Tokoh Agama dan tokoh masyarakat.

 

acara dibuka di Buka oleh Camat Cilodong,Supomo,Dalam kata sambutannya Supomo menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta Musrembang,DPRD TK II Dapil Cilodong,Tapos,Kepala Bapeda Kota Depok,Para Lurah,k arang taruna para kader,Pokdar,pokda,Babinsa,Babin Kamtibmas dan semua yang hadir dalam acara ini.y ang tidak bisa disebutkan satu persatu namun tidak mengurangi rasa hormat saya.

Supomo menyampaikan musrembang di tahun 2020 ini semoga bisa lebih tepat sasaran ya sehingga bisa bermanfaat untuk kita semua
Selanjutnya Supomo menjelaskan juga,bahwa Kecamatan Cilodong Insya Allah,akan mendapat Bantuan dari propinsi diperkirakan 14 Milyar,
Kecamatan Cilidong berencana akan membenahi pengelolaan PokDarwis,Pokja Setu,sehingga Setu Cilodong, dan Setu Bahar,s sehingga bisa untuk resapan air supaya mengurangi banjir,selanjutnya bisa dipergunakan
Untuk tempat Pariwisata tempat rekreasi yang lebih menarik nyaman dan Asri,

selanjutnya Penyampaian dari Anggota DPRD TK II.Dapil Cilodong Tapos
Menjelaskan tentang Pagu anggaran dana dan kegunaannya sehingga pembangunan dan program kerja bisa terselenggata lebih baik kedepannya,

Ditempat yang sama Kepala Bapeda Widyati Riyandani menyampaikan mengenai kelengkapan data yang akan di usulkan di musrembang ini agar di lengkapi, sehingga kami bisa melakaanakan tugas dengan baik,

Selanjutnya Walikota Depok DR.KH. Muhamad Idris MA dalam kesempatan nya menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan saya dalam menghadiri Musrembang di Tk kecamatan Cilodong dikaenakan ada kendala dan tugas,y ang belum terselesaikan,seharusnya tadi saya menghadiri Musrembang di kecamatan Cipayung,namun karna kondisi yang tidak memungkinkan saya tidak bisa hadir dan langsung kesini.

Selanjutnya Idris menyampaikan acara Musrenbang kali ini adalah perencanaan untuk tahun 2021 ditingkat Kecamatan telah dimulai dari Kecamatan Ciilodong dan Kecamatan Cipayung katanya.

Walikota Depok sampaikan, bahwa pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui peraturan Mendagri No, 130 tahun 2018 tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) pada kelurahan, serta untuk pemberdayaan masyarakat disetiap kelurahan paparnya.

“Pemkot Depok telah menetapkan pagu prioritas anggaran tahun 2021 untuk setiap kelurahan sekitar 5% dari APBD.

“Masyarakat boleh mengusulkan apa yang menjadi prioritas, tentu peruntukannya terhadap bidang infrastruktur diantaranya RTLH dan juga pembangunan sarana dan prasarana , pelatihan, sampah dan sebagainya.

Lebih lanjut Idris mengatakan, untuk tingkat kecamatan diarahkan kebidang pembangunan Infrastruktur, sosial kepemudaan, terutama karang taruna dan lainnya yang tidak terakomodir oleh dinas terkait pinta idris.

Pemkot Depok bersama DPRD akan meningkatkan kinerja tingkat RT, RW, dan LPM,namun untuk dana Insentif RT,RW.LPM dan Karang taruna yang tadinya anggaranya disetujui melalui Pergub sekarang ini harus harus melalui Permen,
namun pastinya dana insentif dan dana operasional mereka. Tentu anggaran bisa disepakati dibanggar sesuai dengan kemampuan APBD. dan Syukur Alhamdulillah PAD tahun 2021 ada peningkatan, dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,5 triliun ” ucap idris.

Selain itu, pihak Pemkot Depok juga nantinya akan usulkan serta mempertimbangkan kembali bersama dewan supaya usulan anggaran agar bermaanfaat bagi masyarakat. Di tahun 2021 ini, Kementerian mengarahkan untuk penyelesaian percepatan pembangunan terkait permasalahan banjir, kemacetan.

Dengan keterbatasan dana, hitungan secara kasat mata beberapa waktu yang lalu longsor di sepanjang jalan raya cipayung, 1 titik saja bisa menelan biaya Rp 10 miliar, belum lagi masalah banjir, ini semua harus diselesaikan segera ungkap Idris.

Sedangkan kegiatan non pisik juga harus dilakukan, seperti halnya kekerasan pada anak serta permasalahan sosial lainnya imbuh idris.

Penyelesaian masalah perceraiaan yang sangat mengkhawatirkan, hampir rata-rata 78% di usia keluarga muda untuk itu kita harus bisa mencari solusinya yang baik bagai mana mengatasi perceraian terutama di usia muda paparnya,selanjutnya acara dilanjutkan dengan pengelompokan rencana Program kerja secara Fisik dan Non fisik selanjutnya setiap kelompok menyerahkan program kerja kepada panitia, acara di tutup dengan Doa dan Foto bersama
(Dd Citra Indonesia onlin.id)

20 Views